England's Number One: Aaron Ramsdale

Foto: Instagram @AaronRamsdale.

Ramsdale tampil konsisten bersama Arsenal musim ini. Pantaskah dia menyandang predikat kiper utama Timnas Inggris?

Brendan Rodgers mengangkat kedua tangannya ke udara. Selayaknya Pele yang meyakini sundulannya tak akan bisa dihalau oleh Gordon Banks, Pria Irlandia Utara itu sangat yakin sundulan Harvey Barnes akan menjadi gol.

Namun, seperti halnya gelembung sabun, harapan Rodgers meletup begitu saja. Sirna. Sundulan yang berjarak cukup dekat dengan gawang itu berhasil ditepis dengan satu tangan oleh Aaron Ramsdale, kiper Arsenal. Dengan refleks yang cekatan, Ramsdale melompat dan sanggup menepis bola. Rodgers yang sudah yakin sundulan itu bakal berbuah gol langsung berbalik badan. Mulutnya membulat, melafalkan kata "wow" yang cukup sunyi.

Leicester City sendiri tak bisa membuat gol ke gawang Arsenal sepanjang pertandingan. The Gunners menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0. Ramsdale sendiri tampil gemilang dengan mencatat tiga saves.


"Ramsdale adalah kiper terbaik saat ini. Dia sangat bagus dan mengalami perkembangan yang pesat di Arsenal. Dia sangat tenang di bawah mistar," ucap Rodgers setelah pertandingan.

Itu merupakan kedua kalinya Ramsdale membuat penyelamatan fantastis ketika melawan Leicester. Pada pertemuan perdana di King Power Stadium, Ramsdale juga sempat menepis tendangan bebas James Maddison.

Tendangan bebas yang dieksekusi tepat di depan kotak penalti Arsenal tersebut melengkung dan berhasil melewati pagar betis. Namun, selayaknya Superman yang menyelamatkan hari orang-orang yang butuh pertolongan, Ramsdale terbang dan melakukan penyelamatan dengan satu tangan.

***

Sebagai kiper utama, Jordan Pickford memang tampil menawan bersama Timnas Inggris di Piala Eropa 2020. Cuma dua kali gawang kiper berusia 28 tahun itu kebobolan sepanjang turnamen.

Padahal, Pickford menerima 17 shot on target dan punya persentase penyelamatan mencapai 88,2 persen. Jumlah itu jauh lebih banyak dari Gianluigi Donnarumma yang persentase penyelamatannya cuma 75 persen saja. Ini menunjukkan bahwa selain punya kemungkinan menghalau attempts lebih tinggi dari Donnarumma, Pickford punya kemungkinan mendapatkan attempts lebih banyak dari lawan.

Pickford juga memutus kebiasaan-kebiasaan kiper Inggris yang suka blunder di panggung-panggung penting. Padahal, sebelumnya ada saja adegan konyol yang acap kiper Inggris buat seperti halnya Robert Green di Piala Dunia 2010 dan Paul Robinson pada Kualifikasi Euro 2008.

Meski begitu, performa Pickford yang gemilang di Euro tak bisa diteruskannya bersama Everton. Sejauh ini, kiper berkaki kidal itu sudah kebobolan 44 kali. Padahal, musim lalu eks kiper Sunderland tersebut cuma kemasukan 39 kali. Catatan clean sheet Pickford juga menurun. Musim ini, Pickford baru mencatatkan empat kali nirbobol. Sementara, pada musim lalu 10 kali gawang Pickford tak kebobolan.

Penampilan Pickford yang menurun membuat posisinya sebagai kiper utama Timnas Inggris terancam. Nama yang punya peluang besar menggeser Pickford ialah Ramsdale. Lalu, apakah memang Ramsdale lebih baik dari Pickford musim ini?

Secara penampilan dan konsistensi musim ini, Ramsdale jelas lebih unggul dari Pickford. Ketenangan dan kedewasaanya di bawah gawang Arsenal menjadikannya salah satu kiper terbaik yang ada di Premier League 2021/22.

Eks kiper Bournemouth dan Sheffield United itu sudah membukukan 12 clean sheet di Premier League. Jumlah itu cuma kalah dari Alisson Becker (Liverpool) dan Ederson Moraes (Manchester City) yang telah membuat 16 kali catatan nirbobol.

Ramsdale juga piawai dalam memotong umpan silang lawan, dan ini yang membuatnya menjadi salah satu kiper dengan penampilan paling apik musim ini. Pasalnya, dengan begitu Ramsdale bisa meminimalisir ancaman di depan gawangnya. Fbref mencatat, Ramsdale sukses memotong 9,9 persen umpan silang lawan. Berbeda dengan Pickford yang cuma mencatatkan 7,2 persen.

Bisa dibilang, Ramsdale merupakan tipikal kiper modern. Penjaga gawang berusia 23 tahun itu tak segan melakukan sapuan di luar kotak penalti. Rata-rata aksi bertahan Ramsdale di luar kotak penalti mencapai 0,74. Ramsdale memiliki catatan lebih baik dari Pickford yang cuma menorehkan 0,68.

Kemampuan Ramsdale lainnya yang cocok dengan gaya bermain Timnas Inggris ialah distribusi bola. Ramsdale cukup berani memberikan passing pendek kepada rekan-rekannya. Selain itu, kemampuan passing jauhnya terbilang baik. Ramsdale punya persentase passing lebih dari 40 yard sebesar 34,8 persen, unggul dari Pickford yang cuma 34,1 persen.

Lalu, bagaimana perbandingan Ramsdale dengan kiper Inggris lain semisal Dean Henderson dan Nick Pope?

Henderson yang tak bermain secara reguler bersama Manchester United mungkin bisa ditepikan. Musim ini kiper kelahiran 12 Maret 25 tahun lalu itu tak pernah mendapat menit bermain di Premier League. Henderson diberi kesempatan bermain di Piala Liga Inggris, tetapi langsung gugur usai tumbang dari West Ham United di ronde ketiga.

Sementara dengan Pope, Ramsdale unggul dalam hal persentase penyelamatan. Ramsdale membuat 78,7 persen penyelamatan di Premier League sejauh ini. Pope cuma 70,2 persen catatan saves-nya di ajang yang sama.

Pope juga memiliki arketipe yang berbeda dengan Ramsdale. Kiper yang bermain di Burnley itu lebih bertipe shot stopper ketimbang sweper keeper.

Namun, Ramsdale tak selamanya unggul dari Jordan Pickford dan kiper Inggris lainnya. Belum banyaknya jam terbang menjadi salah satu kendalanya. Level permainan Ramsdale baru kancah domestik saja, belum sampai ke antarklub eropa.

Bersama Timnas Inggris, Ramsdale baru sekali mendapatkan kesempatan bermain. Saat itu, kiper bernomor punggung 32 di Arsenal itu bermain di kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan San Marino, bukan tim dengan level tinggi di Eropa.

Meski demikian, Gareth Southgate merupakan pelatih yang kerap memberikan kepercayaan kepada pemain muda. Lihat saja bagaimana Bukayo Saka ditempatkan sebagai eksekutor terakhir dalam adu penalti final Euro 2020.

Kemungkinan, kepercayaan itu juga yang bisa diberikan Southgate kepada Ramsdale. Asal terus konsisten tampil di Arsenal, bukan tak mungkin Ramsdale akan menjadi kiper utama Inggris di Piala Dunia 2022, November mendatang.

Terima kasih telah menjadi pembaca setia The Flanker

Jika kamu menikmati konten dari The Flanker, kini kamu bisa memberikan dukungan dengan mentraktir kami via Trakteer. Dengan sistem traktir minimal Rp20.000, kamu bisa terus mendukung The Flanker menghasilkan konten-konten berkualitas dan tanpa iklan yang mengganggu.