Daftar The Flanker Academy

Dengan mendaftar Rp500.000, kamu akan mendapatkan kelas-kelas seputar konten sepak bola yang dibagikan langsung oleh para pakarnya. Mulai dari bahasa dalam kepenulisan bersama Dea Anugrah, scriptwriting dengan Rossi Finza Noor, penulisan opini oleh Ilham Zada, analisis taktik bersama Ruang Taktik, riset dalam sepak bola dengan Dex Glenniza, hingga personal branding bersama Coach Justin.

Sign up now

Mencari Peluru untuk Meriam London

Foto: Instagram @Alex_Isak.

Lacazette, Aubameyang, dan Nketiah kemungkinan besar akan pergi meninggalkan Arsenal. Oleh karena itu, Arsenal kudu segera mencari pengganti yang tepat. Siapa saja yang masuk daftar?

Alexandre Lacazette menolak mentah-mentah tawaran perpanjangan kontrak dari Arsenal. 'Meriam London' hanya menawarkan kontrak baru berdurasi satu tahun, tetapi Lacazette menginginkan durasi yang lebih panjang. Wajar kalau pembicaraan tersebut bubar.

Yang jadi persoalan, kontrak Lacazette akan habis pada akhir musim ini. Arsenal pun harus bersiap kehilangan sang penyerang secara gratis.

Lacazette baru kasus pertama untuk Arsenal. Masalah lain datang dari penyerang lainnya, yakni Pierre-Emerick Aubameyang. Tindakan indisiplinernya beberapa saat lalu membuat sang pemain ditepikan oleh Arteta. Bahkan, tak cuma ditepikan, ban kapten yang sebelumnya melekat di lengan Aubameyang juga ikutan raib.

Permasalahan Lacazette dan Aubameyang diperparah dengan para penyerang muda yang ingin hengkang. Eddie Nketiah akan habis masa kontraknya akhir musim mendatang. Bayer Leverkusen menjadi tim yang gencar mendapatkan penyerang berusia 22 tahun itu. Lalu, Folarin Balogun yang kerap masuk skuad utama di musim ini juga akan dipinjamkan ke Middlesbrough.

Dengan situasi tersebut, stok penyerang Arsenal sangatlah tipis. Mau tak mau, mereka harus mendatangkan penyerang di bursa transfer musim dingin atau musim panas mendatang.

Beberapa nama penyerang masuk ke dalam daftar belanda 'Meriam London'. Siapa saja mereka?

Dusan Vlahovic

Vlahovic menjadi nama terdepan yang diinginkan oleh Arsenal. Kabar beredar, Arsenal sudah melepaskan tawaran sebesar 55 juta euro plus Lucas Torreira. Namun, Vlahovic belum mau menerima tawaran Arsenal. Penyerang Fiorentina itu masih menunggu tawaran dari klub yang lebih ambisius.

Lalu, apakah Vlahovic akan klop dengan gaya main Arsenal?

Melihat kegemarannya yang bergerak dan turun menjemput bola, Vlahovic dirasa akan pas dengan apa yang diinginkan Arteta. Gaya main seperti itu yang dipraktikan Lacazette saat didapuk menjadi penyerang tengah. Ia rajin turun ke gelandang untuk sekadar menjadi opsi umpan.

Perbedaan besar Vlahovic dan Lacazette adalah soal ketajaman. Sejauh ini, sudah ada 16 gol yang dibuat Vlahovic dari catatan 11 expected Goals (xG). Dari situ, terlihat bahwa Vlahovic juga sosok penyerang yang bisa memanfaatkan peluang sekecil mungkin. Pemain berusia 21 tahun itu membuat rata-rata 1,27 percobaan ke gawang per 90 menit musim ini.

Dominic Calvert-Lewin

Penampilan apik Calvert-Lewin musim lalu membuat namanya juga masuk dalam incaran Arsenal. Calvert-Lewin merupakan penyerang yang komplet. Dengan tubuh yang tinggi, ia bisa melahap umpan-umpan silang di depan kotak penalti.

Bersama Everton di musim 2020/21, Calvert-Lewin sukses membikin 16 gol. Menariknya, tujuh gol tercipta lahir lewat sundulan kepala.

Kemampuan Calvert-Lewin dalam memaksimalkan umpan silang bisa menjadi variasi lain The Gunners. Terlebih, Arsenal punya dua full back yang gemar memberikan umpan silang. Sejauh ini, Kieran Tierney dan Takehiro Tomiyasu membuat rata-rata 0,8 umpan silang per pertandingannya.

Hal lain yang membuat Calvert-Lewin berbahaya adalah penempatan posisi. Ia dengan cerdik bisa berdiri di posisi yang menguntungkan untuk mencetak gol.

Masalah untuk Arsenal kalau mendatangkan Calvert-Lewin adalah kebugaraan. Pada musim ini, penyerang 24 tahun itu sering sekali tak bermain karena mengalami cedera. Padahal, catatan golnya cukup baik, yakni tiga dari empat laga yang dimainkan.

Alexander Isak

Isak memiliki gaya bermain yang berbeda dengan Vlahovic atau Dominic Calvert-Lewin. Isak bisa bermain melebar lalu merangsek masuk ke dalam kotak penalti.

Kecepatan serta penempatan bola yang akurat menjadi nilai lebih yang dimiliki Isak. Gaya main seperti itu membuatnya bisa dimainkan di posisi winger.

Posisi dan gaya main Isak bisa mengingatkan para pendukung Arsenal kepada Thierry Henry. Isak bisa turun ke sepertiga pertahanan lawan untuk menarik perhatian bek lawan. Ia kemudian bisa dengan cepat melakukan dribel melewati para pemain belakang.

Isak juga pemain yang piawai memanfaatkan ruang. Ia bisa datang dari belakang lalu mengejutkan lini pertahanan lawan. Kemampuan ini berkaitan dengan kecepatan dan instingnya yang apik di depan gawang.

Musim lalu, Isak menjadi pendulang gol terbanyak Real Sociedad lewat kemasan 17 gol. Penyerang asal Swedia itu juga menjadi penembak terbanyak klub lewat rata-rata 2,4 per pertandingan.

Jika bergabung dengan Arsenal, Isak akan kembali bertemu dengan Martin Odegaard. Keduanya menjadi tulang punggung Real Sociedad saat menjuarai Copa del Rey di musim 2019/20. Kala itu, Isak menjadi top skorer turnamen via kemasan tujuh gol.

Ollie Watkins

Nama Watkins masuk dalam daftar penyerang incaran Arsenal. Kabarnya, Arsenal sudah menyiapkan dana sekitar 33 juta poundsterling untuk mendapatkan Watkins di bursa transfer musim dingin kali ini.

Sama seperti Isak, Watkins juga bisa beroperasi di sisi tepi penyerangan. Caranya melewati lawan diikuti dengan dribel yang apik membuat Watkins akan fit dioperasikan sebagai winger.

Rata-rata pencapaian gol Watkins juga tak buruk. Semenjak gabung dengan Brentford di Championship Division musim 2017/18, Watkins selalu membuat 10 gol. Musim perdananya di Aston Villa kemarin, Watkins juga sukses menyarangkan 14 gol di Premier League.

Watkins juga penyerang yang cukup rajin melakukan pressing ke lawan yang sedang menginisiasi serangan. Rata-rata pressingnya musim lalu mencapai 26,5 per 90 menitnya. Penyerang berusia 26 tahun itu juga memiliki rata-rata 1,27 tekel plus intersep per pertandingan.

Satu hal lain yang membuat Watkins bisa bergabung dengan Arsenal adalah karena dia seorang Gooners. Kesempatan Watkins untuk bermain di klub idolanya itu terbuka sangat lebar.

***

Pada bursa transfer musim panas lalu, Arsenal berbelanja cukup banyak dan dihiasi banyak wajah-wajah muda. Kala itu, Arteta berkata Arsenal belum akan selesai belanja. Mereka masih akan berbenah khususnya di lini depan. Dan kesempatan itu ada di bursa transfer musim dingin ini dan musim panas Juni mendatang.

Daftar The Flanker Academy

Dengan mendaftar Rp500.000, kamu akan mendapatkan kelas-kelas seputar konten sepak bola yang dibagikan langsung oleh para pakarnya. Mulai dari bahasa dalam kepenulisan bersama Dea Anugrah, scriptwriting dengan Rossi Finza Noor, penulisan opini oleh Ilham Zada, analisis taktik bersama Ruang Taktik, riset dalam sepak bola dengan Dex Glenniza, hingga personal branding bersama Coach Justin.

Sign up now