News

Pelatih Ruben Amorim Sebut AC Milan Belum Konsisten

Pelatih Ruben Amorim mengidentifikasi kelemahan AC Milan, terutama dalam hal konsistensi dan efektivitas di sepertiga akhir lapangan.

Pelatih Ruben Amorim Sebut AC Milan Belum Konsisten
Ruben Amorim menegaskan AC Milan masih mempunyai kelemahan. (Foto: REUTERS/Angelika Warmuth)

JAKARTA – Pelatih asal Portugal, Ruben Amorim, mengidentifikasi sejumlah kelemahan yang masih dimiliki AC Milan. Menurutnya, I Diavolo Rosso belum menunjukkan performa yang konsisten dalam setiap pertandingan.

Sejak menukangi Milan, Amorim telah memimpin timnya dalam 13 pertandingan di berbagai ajang. Hasilnya mencatat tujuh kemenangan, tiga kali imbang, dan tiga kekalahan. Salah satu kemenangan penting diraih Milan saat mengalahkan Inter Milan dengan skor 3-1 dalam laga bertajuk Derby della Madonnina.

Saat ini, AC Milan menempati posisi kelima klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 21 poin, terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen, Lazio.

Amorim menyatakan bahwa ia masih ingin terus memperbaiki kinerja tim, khususnya dalam hal efektivitas serangan di daerah sepertiga akhir lapangan. Ia berharap para pemainnya dapat bermain lebih tajam dan menciptakan lebih banyak peluang.

“Kami sudah memiliki identitas. Kami ingin menguasai pertandingan. Terkadang kami mampu melakukannya, terkadang tidak. Namun di sebagian besar pertandingan, kami berusaha untuk selalu positif. Terkadang kami mengubah sistem atau cara bertahan kami. Identitas kami adalah tentang tampil positif dan mendominasi permainan,” kata Amorim dikutip dari Football Italia.

Ia menambahkan, “Kami jelas masih kekurangan kemampuan untuk mengurung lawan di dekat kotak penalti mereka dan menguasai bola di sana demi menciptakan lebih banyak peluang. Itulah masalah terbesar kami. Selain itu, kami harus lebih konsisten sepanjang laga dan di banyak pertandingan. Saya pikir kami mulai membaik dalam hal tersebut.”

Amorim menilai timnya telah menunjukkan peningkatan dalam durasi permainan dan kontrol pertandingan. Namun, ia menegaskan bahwa masih banyak aspek yang perlu dibenahi, terutama dalam hal mengolah bola di sepertiga akhir lapangan.

“Saya rasa kami bermain lebih baik dalam durasi yang lebih lama, kami mengontrol permainan dengan sedikit lebih baik, tetapi jika saya melihat tim ini, masih banyak hal yang harus kami benahi. Terutama di sepertiga akhir lapangan, kami tidak berhasil membawa bola ke sana dan menguasainya untuk waktu yang lama. Kami butuh waktu untuk mengolah hal ini dan saya harus membantu para pemain saya agar tampil lebih baik pada situasi tersebut,” pungkas Amorim.