News

Arsenal Beri Penghormatan Terakhir untuk Jesus de Miguel Jelang Laga Liga Champions

Skuad Arsenal mengenang mendiang striker Tenerife, Jesus de Miguel, yang meninggal dunia akibat cedera parah saat pertandingan.

Arsenal Beri Penghormatan Terakhir untuk Jesus de Miguel Jelang Laga Liga Champions
Foto: REUTERS/TONY O BRIEN

JAKARTA – Skuad Arsenal memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang striker Tenerife, Jesus de Miguel, sebelum mereka bertolak menuju markas Slavia Praha dalam lanjutan Liga Champions. Penghormatan ini dilakukan sebagai bentuk duka cita atas insiden tragis yang menimpa De Miguel.

Jesus de Miguel mengalami cedera parah dalam pertandingan divisi dua Liga Spanyol melawan Andorra pada Senin, 2 November 2026. Pemain berusia 30 tahun itu mengalami cedera kepala dan dada setelah terlibat benturan keras dengan kiper Andorra, Jesus Owono.

Klub asal London Utara itu turut berduka cita atas kejadian tersebut. Para pemain dan staf kepelatihan Arsenal menggelar sesi penghormatan dalam latihan mereka di Sobha Realty Training Centre pada Selasa, 3 November 2026.

“Sungguh memilukan. Melihat kembali kejadiannya, insidennya, apa yang terjadi. Melihat seorang rekan kehilangan nyawanya dengan cara seperti itu, tidak ada kata-kata yang dapat saya ungkapkan hari ini. Jadi, atas nama semua orang di klub, kami ingin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Jesus de Miguel, semua orang yang dicintainya, dan juga kepada Tenerife karena ini adalah hari yang sangat sulit,” ujar manajer Arsenal, Mikel Arteta.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Hayterstv, terlihat para pemain dan staf pelatih Arsenal saling berangkulan. Sebuah layar menampilkan foto Jesus de Miguel sebagai bagian dari penghormatan.

Insiden horor yang menimpa Jesus de Miguel terjadi pada menit akhir pertandingan, saat kedudukan imbang 2-2. Dalam sebuah skema serangan balik Tenerife, De Miguel berlari mengejar umpan panjang dari lini pertahanan. Owono maju dari sarangnya untuk menyapu bola, namun lututnya menghantam De Miguel.

De Miguel langsung jatuh tersungkur dan tidak bergerak di atas lapangan. Tim medis segera memberikan pertolongan sebelum ia dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.

Jesus de Miguel menjalani perawatan intensif selama beberapa jam di rumah sakit. Sayangnya, ia dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 3 November, pukul 08.00 waktu setempat.