Liverpool harus menelan kekalahan 0-1 dari Arsenal di Anfield dalam lanjutan Premier League, Minggu (1/11/2026) malam WIB. Kekalahan ini diwarnai kontroversi terkait insiden di kotak penalti pada babak pertama.
Kejadian bermula saat striker Liverpool, Alexander Isak, tengah berusaha menyundul bola umpan silang dari Bradley Barcola. Di saat bersamaan, bek Arsenal, Jurrien Timber, terlihat menarik kaus Isak. Namun, wasit Andy Madley tidak menganggap hal tersebut sebagai pelanggaran dan tidak memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah.
Insiden ini menjadi sorotan kubu Liverpool. Manajer Andoni Iraola menyatakan kekecewaannya atas keputusan wasit. Menurutnya, tarikan pada kaus Isak tersebut jelas merupakan sebuah pelanggaran yang seharusnya berbuah penalti.
“Insiden Alex Isak itu jelas penalti. Anda menarik kausnya; kita semua bisa melihat dia menahan kausnya,” ujar Iraola seperti dikutip Sky Sports. “Bolanya cuma satu sentimeter di depan Alex. Alex akan menyundul bola di depan gawang.”
Iraola kemudian menyoroti ironi dalam sepak bola modern, di mana pemain terkadang perlu melakukan simulasi untuk mendapatkan keputusan dari wasit. Ia merasa heran mengapa isu ini masih menjadi perdebatan.
“Fakta bahwa kalian bahkan bertanya kepada saya apakah dia seharusnya menjatuhkan diri, itulah masalahnya. Kalau dia menjatuhkan diri, mereka memberi penalti buat saya. Mereka 100 persen akan memutuskan penalti,” tuturnya.
Menanggapi pertanyaan apakah ia akan menginstruksikan pemainnya untuk menjatuhkan diri jika insiden serupa terulang di masa depan, Iraola menjawab dengan tegas. “Ya, tentu saja,” katanya.






