Berbincang dengan Mark Carey: Soal Data, Statistik, dan Analisis

Foto: Tobias Flyckt via Unsplash.

Kami berbicang dengan Mark Carey dari The Athletic untuk membahas data dan statistik di sepak bola, serta bagaimana cara menggunakannya untuk menganalisis pemain, tim, atau pertandingan.

Analisis sepak bola sedang jamak. Data dan statistik di dunia sepak bola semakin beragam.

Di Eropa sana, banyak klub berbondong-bondong menggunakan data dan statistik sebagai salah satu acuan untuk merekrut pemain, menganalisis performa, sampai menentukan set-up taktik. Data analis kemudian jadi salah satu pos yang paling dibutuhkan klub.

Bahkan Justin Harper, dalam tulisannya di BBC, menyebut bahwa rekrutan terbaik sebuah klub sepak bola ini bukanlah pemain, melainkan seorang ahli data. Tom Worville, dalam tulisannya di The Athletic, juga bercerita bahwa dari konferensi yang dihelat Statsbomb, ditemukan banyak klub yang sudah memiliki tim data analis internal.

Liverpool dan Manchester City, misalnya, diperkirakan memiliki jumlah data analis lebih dari lima. Bahkan mereka punya departemen sendiri untuk itu. Di Liverpool, saya mengetahui ada Ian Graham (Direktur Riset) dan William Spearman (Kepala Tim Data) sebagai sosok penting.

Di Indonesia, ada beberapa klub yang memiliki tim analis sendiri. Tim Nasional kita pun punya. Di media (terutama media sosial), kita banyak menjumpai akun atau orang yang menahbiskan diri sebagai seorang analis sepak bola. Hal ini memang semakin berkembang.

Namun, mungkin, di Indonesia ini, hal-hal terkait data, statistik, dan analisisnya belum jamak dibahas. Pengetahuan dasar terkait hal ini pun kadang masih bersifat eksklusif (harus mengambil lisensi kepelatihan atau ikut seminar, misalnya).

Oleh karena itu, kami coba membahas hal ini, terutama untuk memberi informasi kepada kamu (atau kita) yang masih awam. Kami kemudian berbincang dengan Mark Carey, data analis di The Athletic. Kami bertanya padanya seputar data dan statistik di sepak bola; bagaimana cara menggunakan dengan tepat, memaksimalkan sesuai konteks, apa yang dibutuhkan untuk jadi data analis profesional, dll.

Kami harap ini membantu buat kamu yang mungkin saat ini tertarik untuk menjadi analis di bidang sepak bola, entah itu di klub profesional atau sekadar jadi konten kreator di media sosial.

***

Apa yang harus dipelajari bagi pemula jika ingin memulai menganalisis seorang pemain/pertandingan dengan menggunakan data dan statistik?

Saya pikir, hal utama adalah mengetahui metrik mana yang akan digunakan atau mengapa metrik tersebut digunakan dalam sepak bola, dan tentu saja menggunakan serta memahaminya sesuai konteks. Tidak ada gunanya menunjukkan statistik assist untuk melihat kreativitas pemain, jika itu bukan cara terbaik untuk menunjukkan (kreativitas)-nya.

Seringkali orang menggunakan statistik untuk menguraikan kinerja pemain atau tim. Itu harus didasari pada konteks, ketimbang hanya sekadar menggunakannya saja. Jadi, saran saya adalah kita harus mendapatkan landasan dari berbagai statistik sepak bola yang sederhana, dan kita harus bisa mempelajari bagaimana/mengapa statistik tersebut berguna.

Statistik sepak bola semakin beragam, bagaimana cara agar bisa relevan dengan statistik-statistik tersebut?

Penting untuk tetap mengetahui lebih jauh tentang apa yang ada dalam perkembangan analisis di sepak bola. Namun, kamu juga masih bisa memiliki pemahaman lebih baik soal permainan (sepak bola) dengan menggunakan statistik-statistik yang sederhana.

Sebagai seorang data analis, kamu perlu memastikan bahwa kamu tidak memberikan informasi yang terlalu rumit kepada pembaca, karena itu hanya akan membingungkan mereka. Jadi, ini tentang memahami hal-hal yang lebih kompleks dengan sebaik mungkin. Namun, kita juga harus menyampaikan informasi kompleks itu (kepada orang lain) dengan sesederhana mungkin.

Seberapa penting memahami statistik tentang"expected" (xG, xA, xT, XGA, dll.) di era sekarang? Apakah statistik itu memang yang terpenting saat ini?

Saya pikir statistik "expected" sudah digunakan secara luas dan diterima secara luas di media arus utama. Namun, ini bukan satu-satunya metrik, dan bukan metrik terpenting, yang digunakan sebuah klub sepak bola profesional.

Metrik ini berguna karena menggunakan metode statistik yang kompleks untuk menghasilkan angka (dalam statistik expected) ini, jadi kamu tahu bahwa itu harus disajikan dengan format sederhana, tetapi didasarkan pada analisis statistik yang mendalam.

Kami sering membaca kamu mengulas data seorang pemain. Ada tips agar bisa menganalisisnya sesuai konteks dan tetap relevan? Mengingat di media sosial sering bermunculan data pemain tanpa konteks.

Konteks adalah kunci. Hal terbaik dan terburuk dalam menggunakan data di sepak bola adalah kamu bisa memakainya untuk menceritakan kisah yang kamu inginkan. Jadi, hal besar ini mendatangkan tanggung jawab besar pula!

Salah satu cara menyoroti pentingnya konteks ada dalam statistik umpan (passing). Misalnya, Pierre-Emile Højbjerg memiliki akurasi umpan sukses 90% di Premier League musim lalu–tetapi apakah itu lebih bagus jika dibandingkan dengan gelandang lain di liga?

Apa jenis umpan-umpannya? Bagaimana data itu berhubungan dengan gaya tim dan gaya bermainnya? Kamu bisa membangun gambaran statistik seorang pemain dengan menggunakan data lain untuk membuat konteks lebih luas, tapi tidak dengan menggunakan data itu (umpan dalam hal ini) sebagai data tunggal.

Bagaimana proses kamu menganalisis dan mengolah data tersebut? Apakah dengan menonton sang pemain/tim itu berulang-ulang?

Seperti yang akan disetujui banyak orang, tidak ada pendekatan yang pasti. Namun, saya pikir, sekali lagi, penting untuk memulai dengan konteks. Cukup mudah untuk melihat pemain mana yang berada di urutan teratas dalam statistik tertentu, tetapi itu tidak menjelaskan mengapa pemain tersebut bisa menghasilkan statistik itu sedemikian banyak.

Memahami set-up taktik dapat menambah lebih banyak informasi, dan tentu saja sangat penting untuk mencocokkan apa yang kamu temukan (dalam statistik) dengan analisis video atau scouting di kehidupan nyata. Data dan statistik tersedia untuk mendukung scouting tradisional, analisis, dan rekrutmen tradisional. Namun, data hadir bukan untuk menggantikan itu semua.

Ini (data dan statistik) bisa memberikan filter yang berguna untuk menentukan sudut pandang kamu (dalam menganalisis pemain), tetapi tidak menggantikan proses profiling pemain secara nyata (menonton pertandingan/video).

Dalam menganalisis data seorang pemain, seberapa penting melakukan perbandingan (dengan pemain lain)? Mengingat seringkali muncul perbandingan yang tidak sesuai konteks. Adakah tips untuk ini?

Iya, saya pikir, setiap kali kamu menganalisis seorang pemain, penting untuk menambahkan lapisan konteks ekstra--mereka mungkin telah mencetak 7 gol dalam 20 laga terakhir di liga, tetapi apakah itu baik atau buruk di liga tersebut, atau bandingkan dengan pemain di posisi sama, atau bandingkan dengan diri mereka sendiri pada musim sebelumnya.

Kuncinya adalah untuk menghasilkan wawasan dari data tersebut, ketimbang hanya melemparkan angka pada pembaca. Jadi, jika kamu bisa melihat APA yang terjadi, langkah selanjutnya adalah untuk melihat MENGAPA itu terjadi--apakah pemain itu mencetak gol karena menembak lebih banyak? Atau tembakannya berkualitas tinggi?

Kamu bisa membangun narasi itu selangkah demi selangkah.

Data-data yang kamu hadirkan di tulisan selalu memberikan insight baru dan bisa mengedukasi pembaca. Ada tips agar bagaimana cara agar analisis data yang kita berikan bisa mengedukasi pembaca? Karena masih ada beberapa pembaca yang antipati terhadap data.

Buat saya, ada beberapa hal:

  • Pastikan kamu menggunakan statistik yang tepat--kedengarannya mudah dimengerti, tapi memahami statistik mana yang akan digunakan dapat membantu mengetahui apa yang harus dilihat dalam analisis kamu. Contoh sederhananya adalah bahwa statistik assist bukanlah representasi terbaik dari kreativitas--statistik expected assist (xA) menggambarkannya lebih baik, kemudian angka umpan terobosan bisa menambahkan informasi lebih banyak. Dan, kamu bisa membangun gambaran yang luas dari sana.
  • Berbicara/menulis dengan bahasa sepak bola. Sangat penting jika (analisis) diperkuat oleh data, tetapi jika kamu tidak bisa menerjemahkan (data itu) ke dalam bahasa sepak bola, pesan yang mau disampaikan akan hilang. Ini berlaku untuk analisis di media atau di klub sepak bola profesional. Jangan berasumsi bahwa orang tau apa arti dari setiap statistik, selalu menggunakan bahasa sepak bola (yang mudah dimengerti).
  • Berikan konteks. Saya tahu ini telah disampaikan panjang lebar, tapi ini sangat penting. Menyampaikan "WHY" (kenapa/mengapa) dalam analisis berbasis data sangat penting dan semua harus saling berkaitan. Misalnya, "pemain x telah meningkat dalam statistik x, tetapi ini artinya adalah..."

Banyak klub sepak bola juga memiliki data analis seperti Anda, apa saja hal yang sebenarnya mereka lakukan? Apakah hanya soal transfer pemain dan menganalisis pertandingan?

Banyak pekerjaan dalam klub profesional yang, dapat dimengerti, bersifat pribadi, sehingga sulit untuk mengatakan dengan tepat apa yang mereka lakukan sehari-hari. Namun, sepertinya ada konsesnsus yang berkembang bahwa perekrutan dan retensi pemain memiliki nilai paling tinggi dalam sebuah klub, lebih dari keuntungan yang bisa didapat dari, misalnya, meningkatkan set-up taktik.

Di klub, ada juga tim analis yang semakin berkembang yang mencakup beberapa peran berbeda--data analis, performa analis, scouting, dll. Jadi, ini benar-benar merupakan upaya tim untuk melakukan yang terbaik bagi staf pelatih.

Seberapa penting peran data analis di dunia sepak bola saat ini? Mengingat banyak yang bilang rekrutan terbaik sebuah klub saat ini bukanlah pemain, tapi seorang data analis.

Saya pikir telah terjadi perubahan nyata dalam sepak bola di mana sisi bisnis dan operasional lebih mementingkan data dan analisis. Seperti halnya bisnis apa pun, kami (para data analis) memiliki akses ke lebih banyak data dan tools daripada sebelumnya, jadi masuk akal dari perspektif keuangan dan sepak bola untuk memaksimalkan penggunaanya--dan tidak meninggalkan sekecil apa pun peluang.

Sepak bola profesional sekarang beroperasi pada tingkat multi-miliar poundsterling, sehingga sangat sedikit kesalahan yang dapat dilakukan tanpa kehilangan banyak uang--baik itu dari sisi marketing atau dari perspektif perekrutan pemain.

Apakah kamu punya tips buat orang yang baru mau terjun menjadi data analis di dunia sepak bola?

Jangan takut untuk menunjukkan dirimu ke publik dan mengajukan pertanyaan. Komunitas analitis sepak bola dikenal sebagai kelompok yang ramah (di Twitter dan di kehidupan nyata!). Dan, cara terbaik yang bagi orang-orang adalah dengan membagikan karya mereka, serta meminta masukan dari orang lain.

Tip lain adalah memastikan kamu gigih dan ulet. Saya memulai blog analisis sepak bola saya sebagai hobi pada tahun 2017, dan saya baru mendapatkan pekerjaan pertama saya di sepak bola tahun ini. Jika kamu benar-benar ingin bekerja di bidang analisis sepak bola, mungkin perlu waktu. Namun, dengan sikap yang benar, kamu bisa sampai di titik itu.

Kamu tidak harus tahu segalanya, tapi penting untuk memiliki pola pikir positif dan kemampuan belajar. Itu akan membawamu melangkah jauh.

===

Tanya-jawab ini telah diterjemahkan penulis ke dalam Bahasa Indonesia dari bahasa aslinya (Bahasa Inggris)

Terima kasih telah menjadi pembaca setia The Flanker

Jika kamu menikmati konten dari The Flanker, kini kamu bisa memberikan dukungan dengan mentraktir kami via Trakteer. Dengan sistem traktir minimal Rp20.000, kamu bisa terus mendukung The Flanker menghasilkan konten-konten berkualitas dan tanpa iklan yang mengganggu.