Pelatih Jose Mourinho memberikan komentarnya terkait keputusan wasit yang menganulir penalti untuk Racing Santander saat menghadapi Real Madrid. Menurut Mourinho, keputusan tersebut sudah tepat karena insiden handball yang dilakukan Aurelien Tchouameni bukanlah sebuah pelanggaran yang layak diganjar penalti.
Pertandingan yang digelar di Estadio El Sardinero tersebut berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Real Madrid. Pada babak kedua, sempat terjadi momen kontroversial ketika wasit menunjuk titik putih setelah Tchouameni dianggap melakukan handball. Namun, setelah meninjau ulang melalui Video Assistant Referee (VAR), keputusan penalti tersebut dibatalkan.
Mourinho memuji kinerja wasit dan VAR dalam menangani insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa handball yang dilakukan Tchouameni memang tidak seharusnya berujung pada penalti.
“Menurut saya … [tertawa]. Mereka memprotes semuanya,” ujar Mourinho seperti dikutip dari AS.
Ia menambahkan, “Saya sangat menyukai stadion ini dan para pendukungnya. Mereka punya karakter, cara mereka merasakan pertandingan. Mereka bukan hanya datang untuk menonton pertunjukan. Mereka datang untuk berpartisipasi, untuk terlibat, dan menciptakan atmosfer yang sangat sulit bagi lawan.”
“Tetapi ada juga fakta bahwa orang-orang jelas merasakan pertandingan dengan hati mereka, dan banyak orang tidak mengerti peraturannya,” lanjut Mourinho.
“Sejujurnya, mereka sering mengubahnya, semua detail-detail kecil, sehingga orang-orang tidak sadar insiden Tchouameni tidak akan pernah menjadi penalti karena bola membentur tubuhnya sendiri. Sama sekali bukan penalti,” tutupnya.






