JAKARTA – Kemenangan telak Como atas Lens dengan skor 9-1 dalam lanjutan Liga Champions menjadi sorotan utama, tidak hanya karena hasil akhir yang impresif, tetapi juga menciptakan sejumlah catatan unik.
Dalam pertandingan yang digelar di Stade Bollaert-Delelis pada Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, Como berhasil menggilas tuan rumah Lens. Hasil ini menjadikan Como sebagai klub kedua dalam sejarah Liga Champions yang mampu mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan, menyamai rekor yang sebelumnya dipegang oleh Bayern Munich saat membantai Dinamo Zagreb pada September 2024.
Lebih lanjut, kemenangan ini juga membawa Como menyamai rekor total gol terbanyak dalam empat pertandingan awal mereka di kompetisi Eropa, yaitu 19 gol. Rekor ini sebelumnya dipegang oleh Queens Park Rangers yang mencatatkan prestasi serupa pada tahun 1976.
Namun, ada satu catatan yang paling menonjol dari pesta gol Como kali ini. Dari sembilan gol yang berhasil diciptakan tim asuhan Cesc Fabregas tersebut, terdapat 11 nama pemain berbeda yang berkontribusi baik sebagai pencetak gol maupun pemberi assist.
Prestasi ini mengukuhkan Como sebagai tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang berhasil melibatkan 11 pemain berbeda dalam proses gol. Angka ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Benfica, yang melibatkan 10 nama pemain saat mereka menang 6-1 atas Maccabi Haifa pada November 2022.
Di antara para pencetak gol, Anastasios Douvikas tampil gemilang dengan mencetak hat-trick. Selain itu, Nico Paz, Lucas Da Cunha, Marc Oliver Kempf, Mattia Liberali, Martin Baturina, dan Matteo Papaccioli masing-masing menyumbangkan satu gol.
Sementara itu, empat nama lain yang turut menghiasi daftar pemberi assist adalah Maximo Perrone, Alex Valle, Luis Milla, dan Jacobo Ramon, melengkapi dominasi tim dalam serangan.






