News

PSIM Yogyakarta Siap Hadapi Dewa United di Super League

PSIM Yogyakarta akan menjamu Dewa United dalam lanjutan Super League. Laskar Mataram optimistis meski menghadapi tim bertabur bintang.

PSIM Yogyakarta Siap Hadapi Dewa United di Super League
PSIM Yogyakarta tak gentar menghadapi Dewa United. (Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja)

YOGYAKARTA – PSIM Yogyakarta akan menjamu Dewa United dalam lanjutan kompetisi Super League. Meskipun akan berhadapan dengan tim yang diperkuat banyak pemain bintang, PSIM Yogyakarta menyatakan tidak gentar dan siap memberikan perlawanan terbaik.

Pertandingan ini dijadwalkan akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, pada Jumat (6/11/2026) sore WIB. Dewa United sendiri merupakan salah satu tim kuat di Super League musim ini.

Skuad yang dijuluki Banten Warriors ini diperkuat oleh sejumlah pemain ternama seperti Rafael Struick, Egy Maulana Vikri, Ivar Jenner, Taisei Marukawa, dan Alexis Messidoro. Kehadiran para pemain bintang tersebut menempatkan Dewa United di posisi kedua klasemen sementara Super League dengan raihan 17 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen, Persija Jakarta.

Namun, Dewa United bukan tanpa kelemahan. Mereka tercatat pernah mengalami kekalahan telak 0-4 saat bertandang melawan Arema FC pada musim ini. Kekalahan tersebut menjadi catatan penting yang memantik kepercayaan diri PSIM Yogyakarta.

Guntur Cahyo Utomo, caretaker PSIM Yogyakarta, mengungkapkan bahwa hasil pertandingan Dewa United melawan Arema FC menjadi indikator penting tingginya tingkat kompetisi di Super League. “Kami juga kaget juga Dewa kalah sama Arema empat gol. Jadi itu adalah salah satu indikator penting bahwa kompetisi ini sangat kompetitif. Sehingga karena kompetitifnya yang tinggi, jadi siapapun punya peluang untuk memenangkan pertandingan,” ujar Guntur.

Ia menambahkan, kunci kemenangan dalam pertandingan yang ketat ini adalah kesiapan tim secara keseluruhan. “Bagi saya adalah tim yang paling fresh, tim yang paling siap, tim yang paling secara mental paling kuat itulah yang bisa punya peluang lebih besar untuk bisa memenangkan pertandingan,” tutupnya.