Manchester City tidak bisa terus menerus bergantung pada ketajaman Erling Haaland untuk urusan mencetak gol. Manajer tim, Enzo Maresca, menegaskan bahwa The Citizens harus memiliki opsi lain dalam membobol gawang lawan.
Penegasan ini disampaikan Maresca menjelang lawatan Manchester City ke markas RB Leipzig di RB Arena dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (5/11/2026). Kunjungan ke Jerman ini dilakukan di tengah performa City yang sedang mengalami penurunan.
Dalam enam pertandingan terakhir, Manchester City tercatat mengalami tiga kekalahan. Dua kekalahan beruntun di Liga Inggris, yakni saat takluk 1-2 dari Aston Villa di kandang lawan dan kalah 0-1 dari Brighton & Hove Albion di Etihad Stadium, membuat mereka harus lengser dari puncak klasemen.
Saat ini, Arsenal memimpin klasemen Liga Inggris dengan raihan 24 poin, unggul tiga angka dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Kekalahan dari Brighton menyoroti masalah utama City, yakni tumpulnya lini depan.
Meskipun total melepaskan 19 tembakan, Manchester City gagal mencetak satu gol pun ke gawang Brighton. Mesin gol utama mereka, Erling Haaland, berhasil dimatikan oleh lini belakang tim tamu. Padahal, Haaland sebelumnya selalu mencetak gol dalam tujuh laga beruntun di Liga Inggris dan masih menjadi tumpuan dengan 13 gol di semua ajang.
Menanggapi hal ini, Enzo Maresca mengungkapkan bahwa timnya harus bisa mencari alternatif lain untuk mencetak gol jika Haaland berhasil dijinakkan, seperti yang terjadi saat melawan Brighton. Ia menekankan bahwa Manchester City tidak dapat terus menerus mengandalkan penyerang asal Norwegia tersebut.
“Sangat penting bagi kami untuk menciptakan peluang di setiap pertandingan. Tentu saja, kehadiran Erling di lapangan akan sangat membantu karena kita tahu dia akan mencetak gol atau setidaknya menciptakan ancaman. Namun, kita tidak bisa terus-menerus mengandalkan Erling di setiap laga; pemain lain juga harus ikut mencetak gol,” ujar Maresca dikutip dari situs UEFA.
Maresca menambahkan, “Sejauh ini, kalau tidak salah, pertandingan terakhir melawan Brighton adalah satu-satunya laga di mana kami gagal mencetak gol. Kami tentu senang jika Erling ada di lapangan, tetapi pemain lain juga harus berkontribusi dalam mencetak gol.”






