JAKARTA – Manchester United tengah menghadapi periode sulit. Klub berjuluk Setan Merah ini mengusung misi untuk bangkit saat menghadapi serangkaian laga besar yang telah menanti.
Catatan sembilan pertandingan tanpa kemenangan membayangi Manchester United. Dalam periode tersebut, tim asuhan Michael Carrick hanya mampu meraih tiga hasil imbang dan harus menelan enam kekalahan.
Kekalahan terbaru diderita saat bertandang ke markas Chelsea. Di Stamford Bridge pada akhir pekan lalu, gawang Manchester United dua kali dibobol oleh Morgan Rogers dan Cole Palmer, membuat mereka harus pulang dengan tangan hampa.
Jadwal berat langsung menanti Manchester United pada pertengahan pekan ini. Di kandang sendiri, Old Trafford, Bruno Fernandes dan rekan-rekannya akan kedatangan tamu dari Italia, AS Roma, pada Rabu (4/11/2026).
Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo, mengakui bahwa musim ini berjalan cukup berat bagi timnya. Ia berpendapat bahwa satu kemenangan krusial dibutuhkan agar tim bisa kembali menemukan ritme permainan positif.
“Musim ini terasa sulit, hasil yang didapat tidak sesuai dengan yang kami inginkan, kini kami menatap ke depan karena ada pertandingan-pertandingan besar yang sudah menanti,” kata Mainoo dikutip dari situs UEFA.
“Saya merasa kami hanya butuh satu kemenangan untuk mengubah hal tersebut,” imbuhnya, meyakini satu hasil positif dapat menjadi momentum kebangkitan.
Secara rekor pertemuan, Manchester United memiliki catatan yang lebih baik atas AS Roma. Berdasarkan data UEFA, Setan Merah tercatat mampu meraih lima kemenangan, satu kali imbang, dan mengalami dua kekalahan dari tim berjuluk Serigala Ibu Kota tersebut.
Setelah menghadapi AS Roma, Manchester United dijadwalkan akan berturut-turut melakoni laga melawan Aston Villa dan Liverpool dalam kompetisi Liga Inggris. Pertanyaan besar pun mengemuka, akankah Manchester United mampu bangkit dari keterpurukan?






