Riyadh – Absennya mega bintang Cristiano Ronaldo dalam skuad Al Nassr saat bertandang ke markas Pakhtakor di Liga Champions Asia Elite pada Senin (2/11/2026) waktu setempat memunculkan berbagai spekulasi. Laga yang digelar di Tashkent, Uzbekistan, tersebut akhirnya dimenangkan Al Nassr dengan skor telak 6-2, di mana Joao Felix mencetak dua gol.
Pelatih Al Nassr, Ange Postecoglou, memutuskan untuk tidak membawa Ronaldo dalam rombongan tim. Selain Ronaldo, beberapa pemain bintang lainnya seperti Mohamed Simakan dan Kingsley Coman juga tidak disertakan dalam daftar pemain yang dibawa ke Uzbekistan.
Laporan media menyebutkan bahwa keputusan menahan Ronaldo di Arab Saudi tidak hanya didasarkan pada pertimbangan kebugaran. Situasi geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah juga disebut-sebut menjadi faktor penentu. Ketegangan yang tengah berkecamuk di wilayah tersebut dikabarkan membuat pihak klub mengambil langkah pencegahan dengan tidak membawa pemainnya, termasuk Ronaldo.
Situasi yang kurang kondusif ini sebelumnya juga berdampak pada jadwal pertandingan. Pekan lalu, laga antara Al Nassr melawan Al Wasl di ajang yang sama terpaksa ditunda. Klub asal Uni Emirat Arab tersebut dilaporkan tidak berani melakukan perjalanan ke Arab Saudi mengingat kondisi yang ada.
Sebelumnya, pelatih Ange Postecoglou sempat menyatakan bahwa absennya Ronaldo murni karena alasan kebugaran pemain. Namun, dengan adanya laporan mengenai situasi Timur Tengah yang memanas, faktor eksternal tersebut kini turut disorot sebagai kemungkinan alasan di balik keputusan tersebut.
Padahal, Cristiano Ronaldo sendiri tengah berupaya keras untuk mencapai rekor 1.000 gol sepanjang kariernya. Pada Jumat lalu, ia berhasil mencetak gol ke-985 dalam pertandingan melawan Al Kholood yang berakhir dengan kemenangan Al Nassr 5-3. Saat ini, ia hanya membutuhkan 15 gol lagi untuk mencapai target prestisius tersebut.






