Amsterdam – Pelatih Manchester United, Erik ten Hag, kembali melontarkan pandangannya mengenai Cristiano Ronaldo. Kali ini, Ten Hag menilai bahwa performa Ronaldo sudah tidak berada di puncak sejak membela Juventus.
Pandangan tersebut diungkapkan Ten Hag dalam wawancara dengan ESPN. Ia menyatakan bahwa tantangan utamanya di Manchester United adalah membuat tim berfungsi dengan baik, yang memerlukan kontribusi dari semua pemain top. Namun, ia melihat ada masalah dengan Ronaldo dalam hal tersebut.
“Para pemain ingin bekerja untuknya dan mereka mengaguminya, jangan sampai ada kesalahpahhan mengenai hal itu. Dia tentu saja pemain yang luar biasa, salah satu yang terbaik sepanjang masa. Namun, itulah kenyataannya: selama tujuh atau delapan tahun terakhir, dia sudah tidak bisa lagi tampil maksimal. Sejak masa di Juventus, semuanya sudah berakhir,” ujar Ten Hag.
Ten Hag membandingkan situasi tersebut dengan Real Madrid, klub yang ia puji karena pandai menentukan waktu yang tepat untuk berpisah dengan pemainnya. Menurutnya, Real Madrid selalu menyadari kapan performa seorang pemain mulai menurun dan memilih berpisah saat pemain tersebut masih terlihat di puncak karier di mata publik.
Cristiano Ronaldo kembali ke Manchester United pada tahun 2021 setelah meninggalkan Juventus. Selama satu setengah musim, ia mencatatkan 27 gol dari 54 pertandingan.
Hubungan Ronaldo dengan klub dan Ten Hag memburuk pada akhir tahun 2022, yang berujung pada kepergiannya. Ronaldo merasa kesal karena sering dicadangkan, sebuah kekecewaan yang ia ungkapkan dalam wawancara dengan Piers Morgan. Dalam wawancara tersebut, Ronaldo mengaku tidak memiliki rasa hormat kepada Ten Hag, dan merasa sebaliknya. Setelah itu, Ronaldo memutuskan untuk pindah ke Arab Saudi dan bergabung dengan Al Nassr hingga saat ini.
Sebelumnya, Erik ten Hag juga sempat menyindir etos kerja Cristiano Ronaldo di Manchester United, menilai sang pemain malas berlatih dan menjadi beban bagi Timnas Portugal.






