JAKARTA – Pemain muda Arsenal, Christos Tzolis, menunjukkan determinasi tinggi dengan langsung tampil sebagai starter dalam laga krusial melawan Liverpool di Anfield. Keputusan ini diambil oleh manajer Mikel Arteta, meskipun Tzolis baru saja pulih dari cedera yang dialaminya saat membela tim nasional Yunani pada September lalu.
Arteta mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat juang Tzolis yang sangat ingin kembali merumput. Winger asal Yunani tersebut diturunkan sejak menit awal dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris yang berakhir dengan kemenangan Arsenal 1-0 berkat gol Kai Havertz.
Meskipun demikian, Tzolis hanya mampu bermain hingga menit ke-84. Keputusan untuk menggantinya dengan Piero Hincapie, menurut Arteta, didasarkan pada pertimbangan matang demi menjaga kondisi pemain. “Dia bahkan tidak ingin ditarik keluar dan ingin menyelesaikan pertandingan. Kami sempat mengambil beberapa risiko, tetapi pada akhirnya kami memutuskan bahwa sudah cukup dan dia harus ditarik keluar,” ujar Arteta.
Manajer asal Spanyol itu juga menyoroti peran krusial tim medis dan kebugaran Arsenal. “Saya ingin memberikan apresiasi kepada seluruh tim medis dan tim kebugaran. Apa yang mereka lakukan untuk para pemain ini sungguh luar biasa. Mereka harus menjaga kondisi semua pemain tetap prima, meski harus bertanding setiap tiga hari sekali,” jelas Arteta.
Arteta menambahkan, performa tim medis dan kebugaran seringkali menjadi faktor penentu dalam pertandingan sepak bola. “Hal-hal seperti inilah yang terkadang menjadi pembeda antara menang dan kalah dalam pertandingan sepakbola, bukan sekadar soal apakah seorang pemain tersedia atau tidak. Mereka pantas mendapatkan apresiasi atas kerja keras tersebut,” tutupnya.






