News

Van Dijk Nilai Liverpool Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal

Virgil van Dijk merasa Liverpool layak mendapat penalti saat melawan Arsenal setelah insiden tarikan terhadap Alexander Isak di kotak terlarang.

Van Dijk Nilai Liverpool Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
Momen Isak 'dilanggar' Timber tapi tak mendapat penalti. Foto: Getty Images/Carl Recine

Virgil van Dijk, kapten Liverpool, menyatakan timnya seharusnya mendapatkan hadiah penalti dalam pertandingan melawan Arsenal yang berakhir dengan kekalahan 0-1. Ia menilai adanya tarikan oleh bek Arsenal, Jurrien Timber, terhadap penyerang Liverpool, Alexander Isak, di depan gawang seharusnya dikategorikan sebagai pelanggaran.

Pertandingan lanjutan Liga Inggris yang digelar di Stadion Anfield pada Minggu (2/11/2026) tersebut harus berakhir dengan kekalahan bagi The Reds. Gol tunggal yang menentukan kemenangan Arsenal dicetak oleh Kai Havertz pada menit ke-16.

Hasil ini membawa Arsenal menduduki puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan mengumpulkan 24 poin, unggul tiga angka dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Liverpool tertahan di peringkat kelima dengan raihan 15 poin.

Salah satu momen krusial yang menjadi perdebatan dalam laga ini adalah ketika Liverpool tidak dihadiahi penalti meskipun Alexander Isak terlihat ditarik oleh Jurrien Timber saat mencoba menyundul bola umpan silang dari Bradley Barcola. Tarikan tersebut dianggap menghambat pergerakan Isak sehingga ia tidak mampu menjangkau bola.

Meskipun wasit Andy Madley dan tim VAR tidak menganggap insiden tersebut sebagai sebuah pelanggaran, Virgil van Dijk memiliki pandangan berbeda. Bek asal Belanda ini merasa keputusan yang diambil tidaklah wajar.

“Menurut saya, itu jelas penalti. Saya sudah melihat tayangan ulangnya dan saya pernah melihat kejadian seperti itu berbuah penalti. Hari ini memang bukan harinya,” ujar Van Dijk kepada BBC.

Van Dijk juga menolak argumen bahwa insiden tersebut bukanlah pelanggaran karena Isak tidak terjatuh akibat tarikan Timber. Menurutnya, wasit seharusnya dapat meninjau ulang melalui tayangan ulang untuk memastikan bahwa tarikan Timber memang merupakan sebuah pelanggaran.

“Kami punya 50 kamera. Mengapa harus mempermasalahkan hal itu padahal ada begitu banyak kamera? Semua orang sudah melihatnya. Pada akhirnya keputusan tidak diberikan dan sayangnya kami kalah dalam pertandingan itu, jadi selamat untuk Arsenal,” pungkas Van Dijk.