JAKARTA – Calvin Verdonk menampilkan performa impresif saat membela klubnya, Lille, dalam pertandingan melawan Bodo/Glimt. Bek berusia 29 tahun ini tidak hanya bermain penuh selama 90 menit, tetapi juga berhasil meraih predikat Man of the Match (MOTM) dalam laga yang digelar di Aspmyra Stadion, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.
Pertandingan antara Bodo/Glimt dan Lille berakhir dengan skor kacamata, 0-0. Hasil ini menjadi catatan sejarah penting bagi sepak bola Indonesia. Setelah sebelumnya mencatatkan diri sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions, Verdonk kini menjadi pemain asal Indonesia pertama yang meraih penghargaan MOTM di kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.
Selama pertandingan, Verdonk menunjukkan kontribusi signifikan baik dalam menyerang maupun bertahan. Ia melepaskan tiga umpan kunci, hanya terpaut satu dari rekan setimnya, Soriba Diaoune. Kemampuannya dalam aspek pertahanan juga patut diacungi jempol, dengan mencatatkan empat tekel, satu intersep, dan tiga sapuan bola.
Tak hanya itu, akurasi umpan panjang Verdonk juga terbilang baik. Dari empat kesempatan, tiga di antaranya berhasil menemui rekan setimnya. Secara keseluruhan, akurasi operan Verdonk dalam laga tersebut mencapai 83 persen.
Dengan hasil imbang 0-0 ini, Lille berhasil membawa pulang satu poin dari markas Bodo/Glimt. Poin pertama ini menjadi krusial bagi Lille di Liga Champions musim ini, setelah mereka mengalami tiga kekalahan pada pertandingan sebelumnya.






