News

Strategi Pressing Tinggi Barcelona Sukses Bungkam Aston Villa di Liga Champions

Barcelona meraih kemenangan 3-0 atas Aston Villa berkat strategi pressing tinggi yang diterapkan Hansi Flick. Lamine Yamal dan Raphinha menjadi bintang lapangan.

Strategi Pressing Tinggi Barcelona Sukses Bungkam Aston Villa di Liga Champions
Hansi Flick menegaskan Barcelona melakukan pressing tinggi agar Aston Villa melakukan kesalahan sendiri. ((Foto: REUTERS/Umit Bektas)

JAKARTA – Barcelona berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Aston Villa dalam lanjutan Liga Champions di Camp Nou, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Kunci keberhasilan tim berjuluk Los Cules itu adalah penerapan strategi pressing tinggi yang efektif.

Gol pembuka Barcelona dicetak oleh Lamine Yamal, yang merupakan buah dari pressing tinggi di kotak penalti Aston Villa. Berawal dari perebutan bola saat Aston Villa hendak melakukan tendangan gawang, pemain Barcelona berhasil merebut bola dan diakhiri dengan tendangan melengkung indah dari Yamal.

Raphinha kemudian menambah keunggulan Barcelona dengan mencatatkan dua gol atau brace, memastikan kemenangan tiga gol tanpa balas bagi tim tuan rumah.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengonfirmasi bahwa strategi pressing tinggi memang menjadi instruksi utama timnya. Tujuannya adalah untuk memaksa Aston Villa melakukan kesalahan dalam penguasaan bola.

“Inilah gagasan kami tentang bagaimana kami ingin bermain sepak bola. Kami mencoba menekan mereka sangat tinggi, sehingga mereka membuat kesalahan,” ujar Flick seperti dikutip dari situs UEFA.

Flick menambahkan, “Kami mendapatkan momen tersebut, berada di posisi yang tepat, dan menekan mereka dengan baik, lalu mereka membuat kesalahan ini dan kami memanfaatkannya.”

Dengan kemenangan ini, Barcelona semakin menunjukkan ketajamannya di Liga Champions. Hingga empat pertandingan, Los Cules telah mengoleksi 14 gol. Jumlah tersebut menjadikan Barcelona sebagai tim paling produktif kedua di Liga Champions, hanya kalah dari Paris Saint-Germain yang telah mencetak 20 gol.