JAKARTA – Mantan pemain Chelsea, Demba Ba, mengakhiri perannya sebagai Direktur Olahraga klub Prancis, Le Havre, hanya dalam waktu dua bulan setelah penunjukannya. Keputusan ini menambah daftar drama yang tengah melanda klub tersebut.
Menurut laporan dari L’Équipe, Ba, yang awalnya dikontrak selama dua tahun, menyampaikan keputusannya untuk mundur kepada pihak klub. Ia dikabarkan tidak lagi melihat adanya masa depan dalam proyek yang ditawarkan kepadanya saat bergabung, terutama setelah serangkaian perubahan signifikan yang terjadi di Le Havre belakangan ini.
Kepergian Demba Ba terjadi hanya dua hari setelah pemecatan pelatih Didier Digard dan pengunduran diri presiden klub, Jean-Michel Roussier. Situasi ini memanaskan drama internal yang sedang berlangsung di Le Havre.
Demba Ba sendiri menggantung sepatu sebagai pemain pada tahun 2021. Setelah pensiun, ia sempat menjadi pemilik klub 1904 FC di Slovakia dan kemudian menjabat sebagai presiden klub Amitie FC pada tahun 2022. Setahun berikutnya, ia mengambil peran sebagai Direktur Sepakbola di USL Dunkerque, klub divisi kedua Prancis, sebelum akhirnya bergabung dengan Le Havre.
Saat ini, Le Havre tengah berjuang di dasar klasemen Ligue 1. Klub tersebut belum berhasil meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan awal musim ini.






