Pemain sayap Jack Grealish menghadapi masa depan yang tidak pasti di Everton menyusul dugaan tindakan indisipliner. Insiden ini membuatnya absen dalam tiga pertandingan terakhir klub berjuluk The Toffees tersebut.
Grealish tidak masuk dalam skuad Everton saat mereka kalah 0-2 dari Arsenal. Ia juga absen ketika timnya meraih kemenangan melawan Newcastle United, baik di Liga Inggris maupun Carabao Cup. Awalnya, ia dilaporkan absen melawan Arsenal karena masalah kebugaran.
Namun, spekulasi berkembang ketika ia kembali tidak bermain saat Everton mengalahkan Newcastle United 3-1 di Liga Inggris. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa ketidakhadirannya disebabkan oleh tindakan indisipliner. Laporan lebih lanjut menyatakan bahwa Grealish mangkir dari sesi latihan sebelum absen di pertandingan berikutnya.
Everton sempat mengeluarkan pernyataan resmi terkait ketidakhadiran Grealish di laga Carabao Cup melawan Newcastle. “Jack Grealish belum dalam kondisi bugar untuk bertanding, sehingga ia tidak termasuk dalam skuad malam ini,” demikian bunyi pernyataan klub.
Meskipun demikian, rumor mengenai sanksi akibat tindakan indispliner terus menguat. Manajer Everton, David Moyes, enggan memberikan komentar lebih lanjut mengenai isu tersebut. “Tidak, saya tidak bisa berkomentar mengenai hal itu,” ujar Moyes kepada Mirror ketika ditanya soal Grealish.
Situasi ini dikabarkan semakin memperjelas ketidakpastian masa depan Grealish bersama Everton. Saat ini, Grealish berstatus pinjaman dari Manchester City hingga akhir musim. Kontraknya bersama City sendiri akan berakhir pada akhir musim ini.
Jika Everton memutuskan untuk tidak mempermanenkannya, Grealish berpotensi besar akan berstatus bebas transfer. Keputusan ini tampaknya akan diambil oleh Everton mengingat kondisi Grealish dalam skuad asuhan David Moyes saat ini.






