News

Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Berlaga di Yordania

Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho membeberkan alasan pembatalan uji coba melawan Yordania dan Kuwait, mengutip kekhawatiran keamanan dan kesulitan mencari lokasi alternatif.

Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Berlaga di Yordania
Foto: Agung Pambudhy/detikFoto

Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, angkat bicara mengenai batalnya agenda uji coba yang seharusnya digelar dalam rangka FIFA Matchday November. Menurutnya, kekhawatiran akan faktor keamanan di kawasan Timur Tengah menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut.

Semula, Timnas Indonesia dijadwalkan untuk melakoni dua pertandingan uji coba melawan Yordania dan Kuwait yang rencananya akan digelar di Amman, Yordania. Namun, situasi konflik yang tengah berlangsung di Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemain mengenai keselamatan mereka jika harus bertandang ke Yordania.

“Awalnya kami dijadwalkan bertanding melawan Yordania dan Kuwait di Amman. Namun, banyak pemain yang merasa khawatir bermain di sana karena faktor keamanan di kawasan sekitarnya dan situasi konflik di Timur Tengah,” ungkap Rizky Ridho.

Menyikapi kondisi tersebut, muncul opsi untuk memindahkan agenda menjadi pemusatan latihan (TC) di Siprus. Dalam skenario ini, Timnas Indonesia hanya akan melakukan transit selama 24 jam di Yordania sebelum melanjutkan perjalanan ke Siprus untuk menghadapi Kuwait. Namun, opsi ini pun menemui kendala.

“Setelah dikomunikasikan kembali, rencananya dipindahkan untuk TC di Siprus dan hanya transit 24 jam ke Yordania lalu bertanding melawan Kuwait di Siprus. Namun, pihak lawan kemungkinan enggan bermain di Siprus,” jelas Ridho lebih lanjut.

Opsi lain kemudian dipertimbangkan, yaitu menjadikan Turki sebagai lokasi alternatif penyelenggaraan pertandingan. Kabar mengenai kemungkinan ini bahkan sempat diberitakan oleh beberapa media berbahasa Arab.

Sayangnya, hingga jadwal pertandingan semakin mendekat, kesepakatan dengan calon lawan tanding tidak kunjung tercapai. Hal ini akhirnya berujung pada pembatalan agenda uji coba tandang Timnas Indonesia.

“Informasi terakhir sempat direncanakan bermain di Turki, tetapi belum menemukan kesepakatan lawan. PSSI dan tim pelatih sudah berupaya maksimal mencarikan lawan tanding,” ujar Ridho.

Sebagai gantinya, Timnas Indonesia akan menggelar pemusatan latihan di Bali. Keputusan ini diambil untuk menjaga kebersamaan tim dan sebagai sarana persiapan selama periode FIFA Matchday November.

“Jadi solusinya, agar kebersamaan tim tetap terjaga, diadakan TC di Bali,” tuturnya. Pembatalan ini berarti Timnas Indonesia gagal melakoni pertandingan tandang, sebuah kesempatan yang terakhir kali mereka dapatkan pada Juni 2019.