JAKARTA – Tim Nasional Sepak Bola Indonesia akan menggelar pemusatan latihan (TC) selama tujuh hari di Bali. Agenda ini dirancang tanpa menyertakan pertandingan uji coba, dengan fokus utama pada penguatan kedalaman skuad dan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Keputusan untuk menggelar TC di Bali tanpa uji coba ini diambil menyusul batalnya rencana pertandingan tandang melawan Yordania dan Kuwait. Sebelumnya, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Yordania, namun agenda tersebut urung dilaksanakan karena penundaan Piala Asia 2027 dan memburuknya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
“Menyusul penundaan Piala Asia AFC serta mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan tersebut,” ujar Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, seperti dikutip dari laman PSSI.
Herdman menambahkan bahwa periode FIFA Matchday November akan dimanfaatkan secara maksimal untuk TC di Bali. “Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November untuk menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali, dengan fokus pada penguatan kedalaman skuad dan melanjutkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia (2030),” jelasnya.
Pelatih asal Inggris ini memaparkan bahwa TC kali ini akan diikuti oleh kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Hal ini menjadi kesempatan berharga bagi tim pelatih untuk melakukan evaluasi terhadap potensi para pemain, memperdalam pemahaman taktik, serta memperkuat kerja sama tim.
“Kami akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi potensi mereka, memperdalam pemahaman taktik, serta memperkuat kerja sama antarpemain dalam tim nasional,” ungkap Herdman.
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berharap TC ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menjaga kesinambungan persiapan tim dan meningkatkan daya saing Timnas Indonesia dalam menghadapi agenda internasional selanjutnya.






