Daftar The Flanker Academy

Dengan mendaftar Rp500.000, kamu akan mendapatkan kelas-kelas seputar konten sepak bola yang dibagikan langsung oleh para pakarnya. Mulai dari bahasa dalam kepenulisan bersama Dea Anugrah, scriptwriting dengan Rossi Finza Noor, penulisan opini oleh Ilham Zada, analisis taktik bersama Ruang Taktik, riset dalam sepak bola dengan Dex Glenniza, hingga personal branding bersama Coach Justin.

Sign up now

Ke Mana Kaki Vlahovic Akan Melangkah?

Foto Twitter: @AFCFiorentina.

Dusan Vlahovic menjadi komoditi panas pada bursa transfer tahun depan. Beberapa klub besar sudah terang-terangan menginginkan jasanya. Ke mana Vlahovic akan pergi?

Kylian Mbappe kemungkinan besar akan menjadi komoditi panas di bursa transfer mendatang. Wajar. Bukan cuma karena bakat olah bolanya yang mumpuni, tetapi juga karena pemain asal Prancis itu bakal berstatus bebas transfer tahun depan. Kontrak Mbappe bersama PSG akan habis pada Juni mendatang dan jika tidak ada perpanjangan, ia bisa pergi dengan cuma-cuma.

Sebagai pemain muda menjanjikan, lumrah jika Mbappe sudah diincar klub-klub besar sejak lama. Ada banyak rumor yang berseliweran di sekelilingnya, mulai dari jadi bidikan Real Madrid hingga Liverpool. Namun, Mbappe boleh jadi tak akan jadi satu-satunya striker yang menjadi komoditi panas. 

Penyerang berbakat lain yang bakal jadi incaran banyak klub di bursa transfer mendatang adalah Dusan Vlahovic. Striker milik Fiorentina itu memang masih terikat kontrak hingga Juni 2023 mendatang, tetapi Vlahovic sudah berancang-ancang hijrah usai menolak perpanjangan kontrak yang disodorkan oleh La Viola.

Kubu Fiorentina bereaksi dengan memagari Vlahovic dengan harga tinggi. Jadi, bagi tim yang menginginkan jasa penyerang berusia 21 tahun ini harus menyiapkan mahar sebesar 80 juta euro atau setara Rp 1,3 Triliun rupiah.

Harga tersebut memang bikin membelalak, tetapi bisa dianggap wajar apabila melihat kualitas yang Vlahovic tawarkan kepada Fiorentina. Kita bisa menganggap bahwa La Viola tak ingin semudah itu kehilangan aset berharganya. Musim lalu, Vlahovic mencatat 21 gol untuk Fiorentina di Serie A. Jumlah tersebut hanya kalah dari Cristiano Ronaldo, Romelu Lukaku, dan Luis Muriel.

Penampilan Vlahovic tak kendur pada musim ini. Hingga giornata ke-15, Vlahovic sudah membuat 12 gol dengan expected goals (xG) yang cuma 8,5. Artinya, ia masih bisa memaksimalkan sebuah peluang yang kesempatannya kecil menjadi sebuah gol. Eks penyerang Partizan Belgrade itu juga menjadi pendulang gol terbanyak sementara Serie A.

Vlahovic sebenarnya sudah menjadi banyak incaran pada bursa transfer musim panas lalu. Dari kabar yang beredar, Atletico Madrid menjadi yang paling serius mendapatkan tanda tangan Vlahovic.

Bahkan, Los Cholconeros sudah menyiapkan dana sebesar 60 juta euro plus bonus untuk menghadirkan Vlahovic ke Wanda Metropolitano. Akan tetapi, Fiorentina menolak angka yang Atletico ajukan.

Nah, kabar soal Vlahovic akan hengkang dari Fiorentina kembali mencuat di bursa transfer musim dingin ini. Lalu, ke mana Vlahovic akan melangkah?

Juventus

Kans Vlahovic untuk tetap berada di Italia terbuka lebar. Apalagi, Juventus menjadi salah satu klub yang dikabarkan amat tertarik untuk mendapatkan jasanya. Eksodus pemain hebat Fiorentina ke Juventus juga cukup sering. Roberto Baggio, Giorgio Chiellini, hingga yang teranyar yakni Federico Chiesa merupakan pemain yang hijrah dari Firenze menuju Turin.

Lalu, sebutuh itukah Juventus dengan penyerang tengah yang tajam? Jawabannya tentu saja.

Dua pemain depan milik Juventus, Alvaro Morata dan Moise Kean, belum memperlihatkan tajinya. Keduanya baru menyumbangkan masing-masing sepasang gol di Serie A.

Rata-rata shot per pertandingannya juga sangat minim. Morata cuma 1,6 shot per 90 menit. Kean bahkan cuma 1,2. Bandingkan dengan Vlahovic yang membuat rata-rata 3,4 shot per pertandingannya.

Kendala Juventus untuk mendapatkan Vlahovic tentu saja ada pada harga. 'Si Nyonya Tua' sepertinya tak sanggup mengeluarkan dana besar guna mendaratkan Vlahovic ke Allianz Stadium. Strategi yang masuk akal tentu dengan cara meminjamnya dengan opsi permanen di akhir musim atau musim kedua. Namun, apakah Fiorentina mau?

Arsenal

Klub yang menginginkan jasa Vlahovic bukan cuma dari Italia saja. Klub asal Inggris, Arsenal, juga terus dirumorkan dengan penyerang berkaki kidal itu.

Per laporan pakar transfer Gianluca Di Marzio, Arsenal sudah menyiapkan dana besar untuk mendapatkan jasa Vlahovic. The Gunners malah ingin mendapatkan Vlahovic pada bursa transfer musim dingin 2022.

Masih dalam laporan yang sama, Vlahovic dalam status menunggu. Ia dan agennya masih menunggu tawaran dari klub yang lebih besar untuk bisa pindah dari Fiorentina.

Well, Arsenal kini memang butuh penyerang nomor wahid. Terlebih, Alexandre Lacazette akan habis kontraknya pada Juni 2022. Selain itu, keran gol Pierre-Aubameyang sedang pampat.

Sebenarnya, dari musim lalu performa Aubameyang menurun. Jumlah golnya di Premier League musim 2020/21 cuma 10. Padahal di musim-musim sebelumnya Aubameyang selalu bisa membuat lebih dari 20 gol.

Dengan tren yang negatif dari para penyeranngnya, tak heran Arsenal ngebet mendatangkan penyerang. Dan nama Dusan Vlahovic menjadi yang terdepan.

Lagipula, Vlahovic diprediksi cocok dalam skema yang akan dimainkan oleh Mikel Arteta. Vlahovic bukan penyerang yang statis tentunya. Ia akan bergerak liar untuk mencari dan membuka ruang di lini belakang lawan.

Tubuhnya yang tegap membuat Vlahovic bisa melindungi bola dengan sangat baik. Ia juga bisa menjadi target dari umpan-umpan silang yang biasa dilepaskan pemain-pemain tepi The Gunners.

Tottenham Hotspur

Tim asal London Utara lainnya yakni Tottenham Hotspur juga berminat mendapatkan Vlahovic. Apalagi, Vlahovic diprediksi akan cocok dengan skema dari Antonio Conte.

Pelatih kelahiran Lecce itu biasa menerapkan dua penyerang kembar dalam pola permainannya. Bukan tak mungkin, Conte akan menduetkan Vlahovic dengan Harry Kane di lini depan Tottenham.

Apalagi, kedua penyerang tersebut punya tipikal yang Conte banget. Kuat dalam menahan bola dan punya kecepatan untuk melakukan serangan balik.

Kisah Conte di Inter yang mampu menduetkan Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku menjadi contohnya. Kedua penyerang tersebut bisa dengan padu bekerja sama dan memberikan ancaman ke pertahanan lawan.

Hadirnya Vlahovic juga menambah kedalaman skuad Tottenham. Conte jadi bisa memilih antara Son Heung-min, Keane, atau Bergwijn yang ingin dimainkan di lini serang.

Manchester City

Manchester City memang punya banyak pemain khususnya di lini kedua yang bisa membuat perbedaan. Di musim ini saja, sudah ada 13 pemain City yang mampu membuat gol di pentas Premier League.

Namun, Man City tetap butuh seorang penyerang murni yang bisa menjadi pembeda ketika melawan tim yang bermain dengan garis pertahanan rendah. Laga melawan Crystal Palace di Etihad Stadium akhir Oktober lalu menjadi bukti nyata.

Pasukan Pep Guardiola kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Palace yang juga mengandalkan fisik. City yang coba melepaskan umpan silang juga terasa sia-sia karena tak memiliki penyerang yang mumpuni.

Nah, Vlahovic bisa menjadi jawaban akan kebutuhan tersebut. Nama Vlahovic sudah digadang-gadang bergabung ke City pada bursa transfer musim panas lalu. Terlebih, kala itu The Citizens gagal mendapatkan sevis Kane. Namun, Vlahovic dan City juga urung menemukan kesepakatan.

Dengan dana yang melimpah, City kemungkinan besar akan kembali datang untuk bernegosiasi perihal transfer Vlahovic.

***

Fiorentina juga sudah berancang-ancang merelakan kepergian Vlahovic. Klub yang bermarkas di Artemio Franchi itu sudah mengincar nama-nama pengganti semisal Domenico Berardi dan Jonathan Ikone dari Lille.

Sekarang, keputusan ada di tangan Vlahovic. Yang tak kalah menarik, tentu saja, adalah menanti bagaimana Fiorentina menanggapi kepergiannya kelak.

Daftar The Flanker Academy

Dengan mendaftar Rp500.000, kamu akan mendapatkan kelas-kelas seputar konten sepak bola yang dibagikan langsung oleh para pakarnya. Mulai dari bahasa dalam kepenulisan bersama Dea Anugrah, scriptwriting dengan Rossi Finza Noor, penulisan opini oleh Ilham Zada, analisis taktik bersama Ruang Taktik, riset dalam sepak bola dengan Dex Glenniza, hingga personal branding bersama Coach Justin.

Sign up now