Milan, Napoli, Juventus: Siapa yang Akan Finis di Posisi Empat Besar Serie A?

Sumber Foto: Twitter @acmilan.

Tiga tim berebut dua slot menuju Liga Champions musim depan. Siapa yang peluangnya paling besar?

Kompetisi Serie A berhasil menelurkan "juara baru" pada musim ini. Setelah sembilan musim lamanya Juventus terus menerus menjadi juara, dominasi La Vecchia Signora terhenti oleh Inter Milan pada 2020/21.

Kepastian Inter juara juga sudah terjadi pada giornata ke-34. Hasil imbang yang didapatkan Atalanta--berada di posisi dua klasemen Serie A--saat bersua Sassuolo membuat perolehan poin Inter sudah tak mungkin lagi dikejar.

Kendati sudah menemukan siapa juaranya, Serie A bukan berarti kekurangan bahan untuk menyajikan tontonan menarik. Malah, kini perebutan posisi empat besar atau zona Liga Champions kian ramai.

Selain Inter, sudah ada Atalanta yang memastikan diri lolos ke Liga Champions musim depan. Sebab, La Dea berhasil menundukkan Genoa dengan skor 4-3 pada giornata ke-37 Serie A, Sabtu (15/5).

Kemenangan itu membuat Atalanta semakin nyaman berada di posisi kedua dengan 78 angka. Posisi Atalanta memang masih bisa turun. Akan tetapi, Atalanta sudah tak mungkin keluar dari posisi empat besar. Keunggulan head-to-head atas Juventus, yang berada di posisi keempat dengan 75 poin, membuat La Dea sudah memastikan satu tiket ke Liga Champions.

Sekarang, terdapat tiga klub yang berebut posisi empat besar klasemen akhir Serie A. Masih tersisa dua slot lagi bagi ketiga klub itu perebutkan untuk bisa mentas di Liga Champions musim depan.

Di sini kami akan menakar, siapa-siapa saja yang menyusul Inter serta Atalanta menuju Liga Champions musim depan.

AC Milan

AC Milan kini berada posisi keempat dengan 75 angka. Pasukan Stefano Pioli masih memiliki dua laga sisa untuk bisa lolos ke Liga Champions musim depan.

Sekadar informasi, sudah tujuh musim lamanya Milan absen di kompetisi tertinggi antarklub Benua Biru itu. Kesempatan untuk kembali di musim depan pun sangat terbuka.

Rossoneri cuma butuh satu kemenangan lagi untuk berlaga di Liga Champions musim depan. Senin (17/5) dini hari WIB, Milan baru akan memainkan giornata ke-37-nya melawan Cagliari.

Pasukan Leonardo Semplici itu sangat bisa menyulitkan Milan. Apalagi, Cagliari juga masih punya kepentingan pada laga tersebut. Poin penuh akan membawa Rossoblu bertahan di Serie A.

Tak cuma itu, Cagliari juga belum terkalahkan pada lima laga terakhir di Serie A. Mereka juga sukses mengalahkan Roma dan menahan Napoli di San Paolo dalam kurun lima laga tersebut.

Namun, secara statistik, Milan berpeluang besar untuk menang. Dalam empat pertemuan terakhir, Milan selalu berhasil meraih kemenangan, malah mereka tak kebobolan sama sekali pada empat pertemuan terakhir.

Milan bisa celaka andai tak meraih kemenangan di laga dini hari nanti. Sebab, pada laga terakhir, Milan akan bertemu dengan Atalanta, tim yang tak bisa mereka kalahkan dalam tiga perjumpaan terakhir.

(Prediksi: Finis Posisi 3)

Napoli

Pasukan Gennaro Gattuso juga masih memiliki kans untuk berpartisipasi di Liga Champions musim depan. Napoli butuh poin penuh di laga pemungkas untuk finis di posisi empat besar klasemen akhir Serie A.

Sekarang, Napoli berada di posisi ketiga dengan raihan 76 angka. Paling baru, Lorenzo Insigne dan kolega berhasil menumpaskan Fiorentina dengan skor 2-0 di giornata ke-37.

Kemenangan Napoli tentu sangat berharga. Apalagi, sang lawan yakni Fiorentina sukses menahan Juventus di tempat yang sama pada 25 April lalu. Mereka juga sukses menumpaskan Lazio di tempat yang sama pekan lalu.

Setelah ini, Napoli akan berhadapan dengan Hellas Verona di laga terakhir. Lawan yang tak juga mudah mengingat mereka tumbang pertemuan pertama dengan skor 3-1.

Untuk memastikan diri finis di empat besar, Napoli harus menang di laga melawan Verona. Kalau melihat tren di laga terakhir, mestinya Napoli bisa dengan mudah menumpaskan Gialloblu, terlebih mereka akan bermain di kandang sendiri.

Sampai Napoli tak bisa meraup poin penuh di laga melawan Verona, mereka harus mengharapkan Milan dan Juventus tak menang di sisa laga.

(Prediksi: Finis Posisi 4)

Juventus

Setelah berkuasa dengan menjadi juara Serie A selama sembilan musim, Juventus justru tertatih-tatih di musim ini. Bukan hanya untuk mempertahankan gelar, untuk berlaga di Liga Champions musim depan saja kans Juventus masih fifty-fifty.

Juventus jadi tim yang paling berat untuk finis di posisi empat besar. Pada laga terakhirnya, Si Nyonya Tua memang cuma berhadapan dengan Bologna.

Pada lima laga terakhir, Bologna tak pernah sekalipun meraih kemenangan. Rincinya, pasukan Sinisa Mihajlovic imbang tiga kali dan kalah dua kali.

Juventus juga perkasa di hadapan Bologna. Terakhir kali Juventus kalah dari Bologna yakni di musim 2010/11. Setelahnya, Bologna cuma bisa menahan Juventus dua kali dan sisanya tumbang.

Akan tetapi, kemenangan di laga terakhir belum cukup untuk membawa Juventus ke Liga Champions musim depan. Tim yang kini bercokol di posisi kelima klasemen Serie A dengan 75 angka itu harus berharap Milan dan Napoli tak menang di laga sisa.

Apalagi, Juventus kalah head-to-head dari Napoli dan Milan. Jadi, kalau Juventus atau Napoli memiliki angka sama, mereka harus rela berada di bawah Napoli klasemennya.

Hal tersebut yang membuat Juventus harus berharap dua klub yang menjadi pesaingnya tumbang.

(Prediksi: Finis Posisi 5)

Terima kasih telah menjadi pembaca setia The Flanker

Jika kamu menikmati konten dari The Flanker, kini kamu bisa memberikan dukungan dengan mentraktir kami via Trakteer. Dengan sistem traktir minimal Rp20.000, kamu bisa terus mendukung The Flanker menghasilkan konten-konten berkualitas dan tanpa iklan yang mengganggu.